Minggu, 05 Juni 2016
"ASAL USUL DAGING BABI BAKAR"
Pada zaman dahulu, di China Kuno, rakyat China hanya mengenal makan daging mentah dan belum pernah makan makanan yang dimasak atau dibakar. Pada suatu hari, ada satu kampung yang terbakar, sedangkan penghuninya sedang bekerja di kebun. ketika mereka lari untuk menyelamatkan rumah mereka, ternyata semua sudah hangus terbakar. Diantara mereka ada seorang yang memelihara seekor babi dalam rumahnya. Dan rupanya babi tersebut ikut terbakar. Petani itu mengais- ngais puing- puing rumahnya dengan tangannya untuk mencari harta bendanya yang masih tersisa. Tanpa sengaja, tangannya menyentuh babi yang terbakar dan tangannya masuk kedalam tubuh babi tersebut. Karena panas, secara refleks, ia memasukkan tangannya kedalam mulut untuk mendinginkan tangannya. Tetapi ketika jarinya masuk kedalam mulut, ia merasakan sesuatu yang lezat dan ia merasa kaget. Karena terasa lezat, ia menusukan jarinya kembali dengan tujuan untuk merasakan lagi daging tersebut. Setelah itu, dengan diam- diam ia membawa daging babi tersebut ke balik sebuah pohon besar lalu memakannya dengan lahap hingga habis. Kemudian ia berencana lagi untuk membakar babi tersebut, karena itu ia mendirikan lagi rumah dan memelihara babi didalamnya. Ketika babinya sudah besar, dengan sengaja ia membakar rumahnya.Setelah hangus terbakar, ia kembali mengais- ngais puing rumahnya untuk mencari babinya yang sudah terbakar. Lalu ia membawanya ke balik pohon besar yang sama lalu memakannya dengan lahap. Tanpa sadar, ada seorang yang mengintipnya dan mendatangi dia. Kemudian ia bertanya" Apa yang sedang engkau lakukan?" Jawabnya" Shhttt.... jangan berisik..." Ia menyorong sedikit daging babi bakar tersebut dan menyuruhnya makan. teman itu menerima dan memakannya dengan ragu- ragu. Ternyata rasanya lezat sekali, Lalu mereka berdua melahapnya hingga habis. Setelah itu, mereka berencana lagi untuk memelihara babi didalam rumah mereka yang baru. Setelah babi itu cukup besar, mereka membakar rumah mereka lagi dengan maksud supaya babi mereka terbakar. Setelah itu mereka mengais babi yang terbakar itu dan membawa babi itu di balik pohon besar yang biasa menjadi tempat untuk melahap babi yang terbakar. Ketika mereka sedang asik menyantap daging babi tersebut, tanpa sadar orang sekampung sudah mencurigai mereka dan tanpa sadar,mereka tertangkap sedang makan daging babi yang dibakar. Ketika mereka sedang dimarahi, mereka menyodorkan daging bakar tersebut pada warga sekampung untuk mencicipinya. Dan warga sekampung turut menikmatinya. Sejak itu, masyarakat di kampung itu memelihara babi dan membakarnya untuk di nikmati bersama.
Diposting oleh
Nama saya Srikandiani M. K. Rato, memiliki hobi dalam menulis dan menggambar, suka belajar dan mencoba hal baru. Welcome to my jungle:v
di
21.10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

siapa bilang dengan modal kecil tidak bisa menang banyak?
BalasHapusDengan modal Rp20.000,
Anda bisa menang "Puluhan Juta" !!!
Hanya di Sinidomino. com
Untuk info lebih lanjut, Hubungi :
-Pin BBM : D61E3506 (24 jam Online )
poker online